Sisi positive penyakit COVID-19 ditinjau dari teori sebab-akibat

Bismillaah….

✍️ Dalam perbincangan tentang Teori Sebab-Akibat, ada beberapa teori yang cukup terkenal.

✍️ Di bidang kedokteran dan kesehatan, teori yang populer ada dua, yaitu:

Pertama, Hills viewpoint of causality yang digagas oleh Sir Bradford Hills.
Kedua, Sufficient Component Causality Theory yang digagas oleh K.J. Rothman.

✍️ Secara pribadi, saya lebih cocok dengan Teori Rothman, seorang Modern Epidemiolog dari Amerika.

Beruntung, saya berulang-ulang membaca teori ini ketika menulis Tesis tentang Sebab-Akibat.

✍️ Terkait Teori Rothman, ada beberapa postulat yang harus dipahami.

Saya telah merangkumnya di dalam sebuh video singkat (durasi empat menit).

Karena sekarang sedang wabah, tentu saya kaitkan dengan wabah COVID-19.

✍️ Inti dari yang mau saya sampaikan adalah:

Dari sudut pandang teori sebab-akibat, kita harus mengambil sisi positif dari tipe penyakit COVID-19, yaitu “jelas necessary causal“-nya.

Untuk lebih jelasnya, silakan simak video di bawah ini.

Ayo “Social distancing, Community Contaiment, Quarantine, Isolation

Wassalam
M. Sopiyudin Dahlan
Epidemiolog – Humaniora
Founder Metode MSD